Story Of My Life




Hai, nama ku Danik. Nuraini Ratna Putri Wardani yang lebih akrab dipanggil Danik. Entah bagaimana awalnya aku bisa dipanggil danik, aku tak tahu. Kata temen-temen aku, namaku itu ibarat gerbong kereta yang panjang banget tapi yang depan kosong yang belakang malahan penuh sesak. Iya itu ibaratan namaku. Panjang banget tapi yang diapakai manggil cuma belakangnya. Haha lucu tapi bener juga sih.
Aku anak pertama dari 2 bersaudara. Kelahiran 7 Februari 1998. Disebuah kota kecil di Jawa Tengah, Purwodadi, Grobogan. Aku terlahir sebagai perempuan tapi kelakuan ku seperti laki-laki. Entah bagaimana awalnya sifat dan kelakuan seperti laki-laki. Tapi aku menikmati itu, karena aku lebih mudah berinteraksi dengan teman laki-laki dan lebih cepet nyambung ketika mereka lagi cerita. Karena bagiku ngobrol dengan laki-laki lebih asik dibandingkan dengan perempuan. Dan semua teman-temanku bisa memahami sifat dan kelakuan ku yang kadang nakal, jail, emosian, dan semua sifat-sifatku yang lainnya.
Aku menempuh pendidikan dikotaku tercinta, Purwodadi. Mulai dari TK Dharma Wanita kalongan, SD Negeri 8 Purwodadi, SMP Negeri 3 Purwodadi, dan kini aku sedang menenpuh pendidikan di SMK Negeri 1 Purwodadi dengan mengambil jurusan Multimedia. Entah mengapa aku bisa nyasar sekolah di SMK haha. Padahal dulu rencananya aku pingin sekolah di SMA aja. Mungkin Tuhan tak meridhai ku, mungkin ini jalan yang terbaik untuk hidupku.
***
Singkat cerita, dulu saat liburan setelah aku melaksanakan Ujian Nasional teman-teman aku udah pada sibuk mikir sekolahan yang akan dituju nantinya. Sedangkan aku belum sama sekali memikirkan hal itu. Suatu hari teman kelasku meminta Surat Berperilakuan baik untuk mendaftar di SMK . Iya karena aku belum memutuskan akan sekolah dimana aku asal-asalan ikut aja bikin surah itu, padahal sebelumnya aku belum bilang orang tua ku. Dan saat teman-teman ku sibuk mengurusi syarat-syarat nya, aku malahan nyantai karena sebenarnya aku juga belum tahu arah dan tujuan ku nantinya. Untungnya aku punya teman-teman yang siap membantu. Misalnya Bintang, dia teman kelas 9 ku yang banyak berperan dan berpengaruh ketika aku mau masuk SMK ini. Dia yang selalu nemenin aku ketika mencari syarat-syarat meskipun aku sebenernya malas. Misalnya saat fotocopy rapot semester 1-5 sebenernya aku malas sekali tapi karena bujukan dari dia akhirnya aku nurut. Tak hanya Bintang, Shela pun juga membantu ku dia juga teman kelas 9 ku. Merekalah yang selalu mengingatkan ku tentang syarat-syarat ku yang kurang. Sampai akhirnya segala persyaratan itu lengkap
Sampai pada hari pendaftaran, teman-teman ku semua semangat datang ke sekolahan SMK tapi sepertinya hanya aku yang tak bersemangat. Semua teman-temanku datang pagi-pagi sekitar pukul 08.30 sudah sampai. Tapi aku? Haha jam 10.00 baru dari rumah. Aku sebenarnya masih ragu, bimbang. Tapi ya apa salahnya dicoba dulu, kata Ibu ku.
Sesampainya disana aku bingung memilih jurusan apa nantinya. Akhirnya aku nurut sama Ibu ku. Dia mengambil map jurusan AK (Akuntansi) karena dulu saudara sepupuku (kakak) juga lulusan AK. Aku masuk SMK dia lulus. Sebenarnya aku enggak tahu AK itu apa. Sebenarnya aku mau ambil jurusan Multimedia biar satu kelas lagi sama Bintang tapi sepertinya Ibu tak setuju. Iya jadinya aku nurut aja.
Sampai pada akhirnya pengumuman dan aku enggak diterima. Oh iya itu tadi pendaftaran melalui jalur prestasi. Sedih sih tapi ya mau bagaimana lagi. Tapi aku bersyukur aku enggak diterima di AK karena ternyata pelajarannya banyak itung-itungan. Aaaaaa astaga, aku anti banget sama itung-itungan. Sebenarnya nilaiku enggak jelek sih, iya cuma Matematika yang jelek, Haha. Dan hari itu sebenarnya aku marah dengan orang tua ku terutama Ibu ku karena dia tak mendengarkan kamauan ku. Lalu, Ibu menyuruhku untuk ikut gelombang kedua, yaitu melalui test. Untuk menebus kesalahan Ibu, dia menyuruhku mendaftar di Multimedia. Dan anehnya aku nurut padahal saat itu aku udah nyari syarat-syarat pendaftaran untuk di SMA. Iya kan aku anak yang baik jadi aku nurut sama orang tua, Haha. Setelah nurut itu aku mendaftar lagi di SMK dan mengambil jurusan Multimedia. Ibu semangat banget, pagi-pagi udah siap padahal akunya enggak semangat.
Dan tiba saatnya hari dimana otak ku diuji. Oh Tuhan 2 bulan otak ku enggak aku pakai buat mikir. Berkarat pastinya otak ku, Haha. Soal bahasa Indonesia gampang, Bahasa Inggris gampang, Matematik, Fisika? Lingkar indah. Sumpah beneran itu jawabanku ngarang semua. Hahaha gila kan aku. Udah biasa aku gila. Dan ketika orang tua ku nanya gimana tapi bisa ngerjain? Enggak. Susah ya? Banget jawabku dengan santainya. Sebenarnya otak ku enggak bodoh, beneran. Dulu aja waktu SD aku pernah dapet biasiswa siswa berprestasi. Tapi kalau akunya udah males, keluar deh sifat asliku. Maleslah, enggak peduli lah. Haha .
Entah emang jalan hidupku, entah emang keberuntungan lagi dipihak ku, entah yang lain. Aku diterima di SMK Negeri 1 Purwodadi. Seneng banget waktu keterima apalagi di Multimedia. Dan akhirnya sampai sekarang aku menikmati sebagai siswa SMK Negeri 1 Purwodadi, jurusan Multimedia.
***
          Itu tadi sedikit cerita mengenai perjalanan hidup ku yang konyol. Sangat konyol malahan. Cukup sekian dulu cerita dari “Story Of My Life” kapan-kapan saya sambung lagi deh. Haha . Terima Kasih, dan Bye~

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2009 DanikWe. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates