5 cm? Ah bukan




Kalian semua pasti mengetahui kan film yang diadaptasi dari novel karangan Donny Dhirgantoro yang berjudul 5 cm itu kan. Film 5 cm yang rilis pada 12-12-12 itu bercerita tentang 5 sahabat yang terdiri dari 4 laki-laki dan 1 perempuan itu menceritakan tentang hubungan persahabatan yang sudah terjalin selama 10 tahun. Lalu mereka ber5 merasa bosan dengan rutinitas kehidupan sehari-hari. Akhirnya mereka menyetujui untuk tidak bertemu selama 3 bulan dan akan kembali bertemu ditanggal yang sudah ditetapkan seleng 3 bulan itu. Setelah 3 bulan mereka tak bertemu akhirnya mereka diajak Genta (salah satu dari mereka yang diperankan Fedi Nuril) untuk mendaki gunung tertinggi di Jawa, Gunung Semeru. Dan akhirnya mereka melakukan perjalanan yang panjang untuk mendaki gunung semeru. Banyak hal yang dapat diambil dalam film ini. Mereka semua membuktikan bahwa persahabatan itu sangatlah kekal.
Kali ini aku bukan ingin membuat sinopsis tentang film 5cm. Tapi kali ini aku akan bercerita mengenai kisah ku bersama kawan-kawan ku. Cerita ku mungkin tak sama dengan yang ada di film 5cm bahkan bisa dikatakan sangatlah jauh. Kita hanyalah sekelompok siswa dari salah satu SMK ternama di kota Purwodadi. Kita hanyalah murid dari jurusan Multimedia di SMK N 1 Purwodadi. Kita hanyalah 5 orang yang sedang berjuang bersama demi menatap masa depan yang indah. Aku Danik dan 4 kawan ku Bintang, Anggi, Bonar, dan Khoirul. Kitalah 5 cm versi diri sendiri. Haha apaan sih ini.
Kita menjalin persahabatan ini memag baru sekitar 1,5 tahun yang lalu. Ya karena memang faktor kita satu kelas jadi kita bersama-sama terus. Uniknya kita selalu barengan terus dalam keadaan apapun. Entah itu tugas kelompok, kelompok belajar, sampai main pun kita bareng terus. Entahlah kenapa harus mereka yang selalu bersama dengan diriku. Padahal kan teman yang lain banyak. Entahlah mungkin takdir sudah menakdirkan kita untuk bersama-sama.
Persahabatan kita memang tak sama dengan yang ada di film 5 cm. Ya memang di 5 cm terdiri 4 laki-laki dan 1 perempuan, sedangkan kita 3 laki-laki dan 2 perempuan. Dari formasinya saja sudah berbeda pastinya kisahnya juga berbeda. Di 5 cm persahabatan sudah terjalin selama 10 tahun, sedangkan kita? Haha baru aja kemarin 1,5 tahun itu pun karena faktor satu kelas jadinya bisa barengan terus. Tapi kisah-kisah yang kita ciptakan tak kalah serunya dengan film 5 cm. Hal yang paling sering kita lakukan yaitu cerita-cerita dikelas. Entah itu pelajaran ataupun saat jam kosong. Kalau kita undah cerita pasti ada aja hal yang konyol yang kita omongin sampai ketawa keras terus satu kelas lihatin kita semua terus kita langsung diem seketika. Haha mungkin hal ini sudah biasa dikalangan para pelajar tapi hal-hal yang sederhana seperti ini yang bisa menjadi kenangan di kemudian hari nantinya. apalagi nanti kalau kita semua sudah sibuk dengan masa depannya masing-masing pastinya suatu saat nanti pengen mengulang hal seperti ini. Tak hanya itu, hal yang selalu kita lakukan bersama adalah setiap malam setelah sholat magrib atau sholat isya kita selalu kumpul dirumah salah satu dari kita. Entah itu dirumah Bintang atau Khoirul. Pamitnya sih belajar kelompok tapi kenyataannya? Ya begitulah remaja ada-ada aja yang dilakuin. Kadang beli makan, bercanda sampai saling curhat satu sama lain. Nah ini kalau udah curhat pasti kita lupa akan waktu. Lagi asik-asik curhat eh tiba-tiba udah jam 10 malam. Haha jam 10 malam? Bagi kita udah hal biasa pulang jam segitu. Kalau aku sih Alhamdullilahnya punya orang tua yang gak pernah marah kalau pulang malam. Dulu aja pernah pulang sampai jam 12 malam. Tapi ini, sih Bintang pasti mintaaa cepet-cepet pulang kalau lagi ngumpul dirumah Khoirul. Katanya sih takut nanti kalau dikunciin. Ah labay sih dia. dikunci? Yaudah pasrah. Haha temen apaan sih aku ini. Haha.
Tak hanya itu sebenarnya banyak cerita-cerita yang tercipta dianatara kita. Lain kali disambung lagi lah. Semoga persahabatan ini bisa terjalin seperti di film atau novel 5 cm yang bertahan selama 10 tahun. Dan eits kita bukan 5 cm, jadi kalau kegilaan kita berbeda itu wajar bahkan mungkin kegilaan itu lebih gila. Hahaha

Resolusi 2015




Gak terasa udah mulai memasuki tahun 2015 aja ya. Padahal kayaknya kemarin baru 2014. Dan banyak target-target di 2014 yang belum tercapai. Ya semoga di tahun 2015 ini target-target itu bisa tercapai dengan sempurna. Haha aamiin.
Ngomong-ngomong tentang tahun baru, pastinya kita semua punyak harapan-harapan yang baru juga kan? Pasti gak mau dong udah tahun baru eh malahan hidup kita semakin hancur saja. Kita pasti pengen segala yang sudah kita impikan dan cita-citain terwujud ditahun yang baru ini. Dengan semangat juang yang baru pula. Ngomongin tahun baru pasti dari kita punya tujuan, visi hidup, dan harapan yang baru juga. Supaya hal-hal jelek ditahun yang lalu enggak terulang lagi ditahun yang baru ini. Saat ini kita enggak asing dengan kata “Resolusi 2015” kan? Kalau yang aktif dijejaring sosial pastinya tahu dong karena orang-orang lagi banyak ngomongin mengenai Resolusi mereka ditahun yang baru ini. Ada yang pengen cita-citanya terwujud, pengen lulus UN, pengen masuk Universitas idaman, pengen punya pacar baru, dan masih banyak lagi. Iya itulah Resolusi dari mereka. Entah apapun Resolusinya gue Cuma bisa doain semoga terwujud ditahun 2015 ini.
Begitupun dengan gue. Sebagai pengguna sosial media yang aktif pastinya kena dampak dari Hastag ini lah. Dan gue mulai menyusun beberapa Resolusi di tahun 2015 ini. Ya supaya ada yang beda gitu dari tahun-tahun sebelumnya. Ngomongin tentang Resolusi? Hari ini, tanggal 5 Januari 2015 adalah hari pertama masuk sekolah setelah 2 minggu ngejonggrok dirumah -_- ya kata lainnya sih liburan. Bagi yang liburan. Hari ini gue sepet banget dengan pertanyaan dari temen-temen kelas gue yang nanyain Resolusi gue ditahun 2015. Mending kalau pertanyaannya tentang masa depan gue, lha ini? Nanya hal yang bagi gue enggak terlalu penting. Gue bilang enggak terlalu lho ya, berarti masih ada pentingnya walaupun cuma sedikit sih.
Pertanyaan itu adalah, “Nik udah 2015 nih Resolusi punya pacar baru kapan?”. Rata-rata hanpir semua temen gue nanya kayak gitu. Emang penting ya punya pacar itu? Ya kan secara gue udah jomblo selama lebih dari 2 tahun jadi udah lupa tentang hal-hal yang kayak gitu. Pacaran? Apa sih enaknya? Kok semua temen gue nanya kapan gue harus punya pacar. Entahlah gimana pemikiran temen-temen gue. Entah mereka peduli sama gue atau mereka mau ngeledek gue karena udah lama jomblo. Haha
Emangnya kalau gue mau fokus kesekolah salah ya? Enggak kan? Justru kan malahan bagus kalau gue lebih mentingin sekolah dibandingkan nafsu sesaat. Kan salah satu Resolusi gue ditahun 2015 adalah fokus sekolah sama hobby gue. Enggak salah dong? Ya bukannya gue menolak datangnya cinta dari seseorang tapi gue udah lelah mikir cinta-cintaan. Mikir tugas aja udah puyeng apalagi mikir hal yang menurut gue absurd. Iya sih emang gue akuin kadang gue juga pengen punya pacar, kayaknya sih enak ada yang perhatiin setiap hari. Tapi kalau dipikir-pikir pacaran itu enggak terlalu penting juga. Kadang berantem malahan ntar ganggu sama pelajaran kita, ya kan?
Gue bukannya mau nolak datangnya cinta. Kalaupun ada orang yang mau deketin gue, oke gue bakalan feedback dengan baik juga. Kalaupun nantinya ada orang yang nembak gue dan gue juga cocok dengan dia mungkin gue juga bakalan nerima dia. Ya namanya juga anak muda kadang juga butuh orang yang selalu ada buat dia dan bisa “Love us just the way you are”. Bisa menerima kekurangan sekaligus kelebihan dari diri kita.
Gue sih percaya cinta itu ada, tapi untuk saat ini gue enggak mau terlalu melulu mikir tentang cinta. Jujur gue udah capek bicara tentang cinta. Apalagi cinta dalam diam. Itu rasanya sakit. Cuma bisa nahan kangen dan cemburu tanpa berani ngomong yang jujur. Sebenarnya untuk saat ini gue juga mencintai seseorang tapi gue enggak mau terlalu mikir jauh. Toh dianya juga sibuk dengan dunianya. Kalaupun nanti takdir bilang kita pacaran, hal itu juga bakalan terjadi. Cuma masalah waktu aja. Saat ini sih gue cukup diam aja tentang masalah cinta. Males ah ngejar cinta terus, sekali-kali boleh lah gue dikejar cinta. Semua itu Cuma masalah waktu aja. Tuhan ngerti kok apa yang kita mau dan Tuhan akan memberikan yang terbaik dan yang paling kita butuhin. Mendingan mikir sekolah dan masa depan. Seperti kata temen gue Bonar, “Udahlah mikir cintanya, mau nyenengi orang tua dulu”. Kalau udah kayak ini gue setuju.
Jadi jawaban dari pertanyaan temen-temen gue hari ini adalah, kalau udah waktunya ntar gue juga punya pacar kok. Tenang aja gaes. Gue juga enggak mau jomblo terus-terusan kok. Lagian tahun baru enggak harus punya pacar baru. Hahaha
Copyright 2009 DanikWe. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates