Pagi ke malam hari tak pernah terlintas di hati
Bahkan di saat sendiri aku tak pernah merasa sepi
Sampai akhirnya ku sadari
Aku tak bisa terus begini
Aku harus berusaha
Tapi mulai darimana
Sudah terlalu lama sendiri
Sudah terlalu lama aku asyik sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Sudah terlalu asyik sendiri
Sudah terlalu asyik dengan duniaku sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Teman-temanku berkata yang kau cari seperti apa
Ku hanya bisa tertawa nanti pasti ada waktunya
Walau jauh dilubuk hati
Aku tak ingin terus begini
Aku harus berusaha
Tapi mulai dari mana
Sudah terlalu lama sendiri
Sudah terlalu lama aku asyik sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Sudah terlalu asyik sendiri
Sudah terlalu asyik dengan duniaku sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Bukan tanpa nyali
Sadar aku begini
Apa yang di depan mata tak seperti yang engkau kira
Oh bahwa sesungguhnya pintu hati menunggu terbuka
(Sudah terlalu lama sendiri
Sudah terlalu lama aku asyik sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Sudah terlalu asyik sendiri)
Sudah terlalu asyik dengan duniaku sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Jauh dilubuk hati aku tak ingin sendiri
Thanks my motivation from the outside
Posted in
Minggu, 29 Maret 2015
Mereka sangat jauh dariku. Aku bahkan belum pernah berjumpa
dengan mereka. Bahkan mendengar suaranya saja aku belum pernah, apalagi melihat
senyuman yang indah seperti difoto mereka. aku hanya bisa melihat mereka
melalui dimensi 2D padahal aku sangat ingin berjumpa dengan mereka hanya untuk
mengucapkan kata “Terima Kasih”.
Kata “Terima Kasih” yang sangat tulus dari dalam hati ku
untuk mereka berdua. Mereka telah mengubah cara pandang pemikiran ku dan
menciptakan sebuah semangat yang baru. Mereka seperti diciptakan oleh Tuhan
untuk membantu orang-orang. Mereka baik, seru, sopan, ramah, sungguh perpaduan
yang menurutku hampir dikatakan sempurna untuk sesosok laki-laki. Ya meskipun
aku belum pernah melihat secara langsung dan belum mengetahui sifat aslinya
tapi mungkin saja mereka benar-benar mempunyai sifat seperti itu.
Dunia maya telah mempertemukan aku dengan mereka. Sungguh
menyebalkan, mengapa didunia maya? Dunia yang nyata namun tak nyata. Tapi
melalui tulisan mereka itulah membuatku tersadar bahwa nggak semua orang yang
berada didekat kita bisa memberikan kita dukungan atau semangat yang baru.
Kadang kala kita membutuhkan sosok figur baru mungkin saja memiliki sifat dan
kepribadian yang lebih dari yang kita duga.
Hal itu juga menyadarkan aku, dunia ini enggak sempit loh.
Cuma kadang kita menyempitkan dunia ini. Diluar sana masih banyak orang-orang
yang ternyata jauh lebih baik yang kita kira. Mereka bukan teman dekat kita,
bukan juga saudara kita, bahkan bertemu saja belum pernah. Itulah yang aku
rasakan. Tapi mereka mampu membuat ku tersadar.
Mereka berdua sebut saja Virgo dan Aries. Pastinya ini bukan
nama aslinya, demi sebuah privasi tak usah ku tulis nama aslinya. Aries adalah
seorang laki-laki yang pertama ku kenal jauh sebelum aku mengenal si Virgo. Aku
pertama kali mengenal dia saat aku masih duduk dibangku kelas 9 SMP. Kira-kira
sudah 2 tahun aku mengenal dia, tapi aku tak pernah akrab dengan dia. Sekilah
aku menyimpulkan dari sifatnya, dia itu loyal dengan orang baru, baik, suka
menghibur orang lain. Dan sebenarnya dia menginspirasi hidupku juga baru
akhir-akhir ini. Kata demi kata yang aku baca diblognya sungguh membuatku
kagum. Seorang laki-laki suka menulis? Haha sangat jarang sekali ada. Dan tulisannya
sungguh menginspirasiku. Bahwa enggak semua orang itu membutuhkan seseorang
yang disebut Pacar dia lebih
mempentingkan mempunyai sahabat baru atau biasa disebut “Keluarga kedua” dibandingkan
harus punya pacar. Sepertinya simpel
sih tapi hal ini membuatku kagum. Sangat jarang ditemui laki-laki seperti ini. Kekaguman
ku tak berhenti sampai sini. Saat aku membaca disalah satu sosial medianya dia
juga sudah 4 kali mengirim naskah novel dipenerbit terkemuka ; Bukune, gagas
media. 4 kali? Bayangkan meskipun belum diterbitkan satu novel pun, dia enggak
menyerah. Dan hal ini yang membuat ku semakin bersemangat untuk menulis lagi,
walaupun enggak semua tulisan ku aku posting. Kadang kala saat aku tak punya
inspirasi, aku pasti membuka blognya untuk mendapatkan ide baru, dan teknik
penulisan yang berbeda.
Laki-laki yang kedua yaitu Virgo. Aku mengenal dia sudah
sekitar 1 tahun ini. Seperti Aries aku mengenal dia didunia maya, salah satu
sosial media. Dengan Virgo aku ini setidaknya bisa dikatakan pernah dekat, ya
walaupun belum bisa disebut sebagai teman akrab. Tapi sudah beberapa menjalin contact . Virgo mempunyai yang hampir
sama dengan Aries, tapi mempunyai hobby yang sangat berbeda. Si Virgo ini
mempunyai sebuah hobby yang hampir sama dengan aku kesukaan ku, namun aku belum
kesampaian untuk menjalankan kesukaan ku ini. Traveling, Hiking, pokoknya yang berbau Adventure. Aku sangat senang sekali mengenal dia, akhirnya aku
mempunyai teman seperti itu. Ditambah lagi dia juga suka dengan hal yang berbau
Fotografi, bisa dikatakan sebuah
anugrah dari Tuhan jika aku mengenal teman yang seperti itu, apalagi kalau bisa
dekat.
Virgo sangat memberika pengaruh yang sangat dikatakan cukup besar
dalam hidup ku. Karena dia, gara-gara dia, aku akhirnya bisa merasakan apa itu
Mendaki gunung. Kok bisa? Apa hubungannya sama si Virgo? Haha. Dihidupku, dan
dipandangan ku sosok Virgo seperti memacu semangat ku. sebenarnya aku sudah
punya niatan untuk mendaki gunung, Cuma hal itu masih aku tunda-tunda sampai
aku mengenal Virgo ini. Gara-gara Virgo, dipikiran ku seperti menantang diriku
sendiri. “Dia baru kelas 11 aja sudah pernah menginjakan kaki di Gunung Semeru.
Kamu enggak pengen seperti itukah?” Hatiku dan pikiran ku selalu berkata
seperti itu. Dan akhirnya ku beranikan diriku untuk menjalankan keinginanku
yang sebenarnya sejak kecil kupendam. Dan pada bulan April 2014 aku menginjakan
kaki ku di Gunung Lawu. Meskipun belum sampai Gunung Semeru seperti si Virgo,
tapi tak apalah. Untuk pemula, lagi pula saat itu aku masih kelas 10. Iya aku
dan Virgo beda 1 tahun. Dan akhirnya setelah mengenal Virgo ini, aku semakin
suka dengan Traveling dan bahkan
semakin cinta.
Merekalah yang telah mengubah cara pandang hidupku. Mereka yang
membuat hidupku berbeda dan menjadi lebih berwarna. Meskipun mungkin bagi
mereka hal itu seperti hal yang biasa tapi bagiku itu adalah hal yang cukup
menginspirasi. Sebagai pengguna sosial media yang baik, kita harus bisa
memanfaatkan dan mengambil pelajaran yang ada didalamnya. Jangan hanya ingin
menjadi biar eksis, ataupun ajang saling bully.
Jika kalian merasa tak ada seseorang yang memberi semangat
ataupun tak ada yang menginspirasi hidup kalian, bukan berarti teman, atau
sahabat kita tak peduli dengan diri kita. Mungkin kita membutuhkan sosok figur
baru yang lebih Fresh yang bisa
mengubah cara pandang pemikiran kita.
Untuk Virgo dan Aries, Terima kasih. Kalian telah memberikan
hal yang positif didalam hidupku ini. Meskipun aku dan kalian belum pernah
bertemu secara langsung tapi Terima kasih banyak untuk segalanya.
Happy Birthday My Best School SMP N 3 Purwodadi...
Posted in
Jumat, 20 Maret 2015
20
Maret 2015. Hari jum’at di bulan ke-3 ditahun 2015. Pagi ini berjalan seperti
hari biasanya. Sebelum gue berangkat OJT gue sempet lihat tanggal dan jam. Dan
jeng-jeng, aku baru inget kalau hari ini adalah hari jadi SMP N 3 Purwodadi.
Dan seketika itu semua memori yang pernah gue lewati disana seperti terulang
kembali dan menari-nari dipikirna gue. Semua seperti indah banget tersimpan
rapi dipikiran sekaligus hati gue.
Semua
kenangan indah itu bermula dari tahun 2010 ketika gue resmi menjadi murid SMP N
3 Purwodadi. Setelah gue resti diterima di SMP N 3 Purwodadi, gue manjadi murid
dikelas 7L-8F-dan 9D. Diketika kelas itulah semua kenangan sekaligus perjuangan
gue lewati bersama-sama. Berawal dari tempat ini lah gue menemukan sesuatu hal
yang sangat menakjubkan. Ditempat inilah gue mempunyai sahabat yang udah
seperti keluarga gue sendiri. Semua itu berawal dari pertemanan kelas 7 dan
berlanjut hingga sekarang. Iya Alhamdulillah nya Allah merestui kita buat
manjalin persahabatan ini selama itu.
Selain
aku menemukan keluarga kedua ku ditempat ini, masih banyak kenangan yang
tercipta. Saking indahnya gue sampai masih inget walaupun gue udah lulus dari
SMP N 3 Purwodadi 2 tahun yang lalu. Banyak hal yang udah gue lewatin disana.
Entah itu kenangan yang konyol, sedih, maupun biasa aja.
Masa-masa
SMP menurut gue masa yang paling seru sekaligus lucu. Dimana masa-masa ini kita
mulai merasa udah jadi orang gedheI. Maksudnya
kita itu udah kayak merasa jadi orang yang dewasa, padahal maahh juga masih
kecel. Baru lulus dari SD aja udah sok merasa jadi dewasa. Haha konyol sih tapi
itu memang realita kehidupan. Pasti hal yang kayak begini nggak Cuma terjadi di
disekolahan gue aja sih tapi rata-rata emang begini.
Contoh
simpelnya itu masalah cinta. Kalau gue nyebut cinta-cintaan sih. Ya maklum anak
SMP ngerti apa sih tentang cinta, palingan juga definisi cinta menurut mereka
sekedar punya pacar gitu. Menurut gue pribadi sih di SMP ini lah tempat
terjadiya Cinta Pertama, meskipun
nggak semua sih tapi kebanyakan kayak gitu. Makanya diSMP inilah kayak udah
merasa jadi orang gedhe.
Tak
hanya kenangan tentang persahabatan dan tentang cinta, tapi masih banyak lagi.
Misalnya kenangan yang tercipta didalam sebuah ruangan yang biasa disebut
dengan kelas. Bersama teman sekelas banyak kisah lucu, banyak hal yang baru
dilakukan bersama. Saling membuat tawa, saling mendukung, saling menyemangati,
dan saling-saling yang lainnya. Bahkan saling memusuhi. Haha ya itulah
kehidupan remaja yang seru.
Tak
terasa kini semua kenangan itu hanyalah tinggal dipikiran yang sewaktu-waktu
bisa diingat-ingat lagi dan udah nggak bisa dirasain lagi. Semua kenangan itu
sekarang hanyalah menjadi film dalam kehidupan yang telah dijalani. Aku sangat
bersyukur pernah berada ditempat yang penuh dengan kenangan yang sangat indah. Terima
kasih SMP N 3 Purwodadi. Engkau tak hanya sekolah terfavorit di kota ku tapi
engkau juga sekolah terfavorit didalam hatiku. Terima kasih untuk semua
kenangan manis yang pernah tercipta.
Diusia
mu yang sekarang memasuki ke-35 semoga engkau akan terus menjadi sekolah yang
terbaik, menjadi sekolah kebanggaan para murid-murid yang kini menuntut ilmu.
Dan selalu menciptakan generasi penerus bangsa yang dibanggakan. Diusia yang
ke-35 semakin menciptakan lebih banyak penghargaan dan prestasi yang
membanggakan. Jaya selalu SMP N 3 Purwodadi.
5 cm? Ah bukan
Posted in
Selasa, 06 Januari 2015
Kalian semua pasti mengetahui
kan film yang diadaptasi dari novel karangan
Donny Dhirgantoro yang
berjudul 5 cm itu kan. Film 5 cm yang rilis pada 12-12-12 itu bercerita tentang
5 sahabat yang terdiri dari 4 laki-laki dan 1 perempuan itu menceritakan
tentang hubungan persahabatan yang sudah terjalin selama 10 tahun. Lalu mereka
ber5 merasa bosan dengan rutinitas kehidupan sehari-hari. Akhirnya mereka
menyetujui untuk tidak bertemu selama 3 bulan dan akan kembali bertemu
ditanggal yang sudah ditetapkan seleng 3 bulan itu. Setelah 3 bulan mereka tak
bertemu akhirnya mereka diajak Genta (salah satu dari mereka yang diperankan
Fedi Nuril) untuk mendaki gunung tertinggi di Jawa, Gunung Semeru. Dan akhirnya
mereka melakukan perjalanan yang panjang untuk mendaki gunung semeru. Banyak
hal yang dapat diambil dalam film ini. Mereka semua membuktikan bahwa persahabatan
itu sangatlah kekal.
Kali ini aku bukan ingin membuat
sinopsis tentang film 5cm. Tapi kali ini aku akan bercerita mengenai kisah ku
bersama kawan-kawan ku. Cerita ku mungkin tak sama dengan yang ada di film 5cm
bahkan bisa dikatakan sangatlah jauh. Kita hanyalah sekelompok siswa dari salah
satu SMK ternama di kota Purwodadi. Kita hanyalah murid dari jurusan Multimedia
di SMK N 1 Purwodadi. Kita hanyalah 5 orang yang sedang berjuang bersama demi
menatap masa depan yang indah. Aku Danik dan 4 kawan ku Bintang, Anggi, Bonar,
dan Khoirul. Kitalah 5 cm versi diri sendiri. Haha apaan sih ini.
Kita menjalin persahabatan ini
memag baru sekitar 1,5 tahun yang lalu. Ya karena memang faktor kita satu kelas
jadi kita bersama-sama terus. Uniknya kita selalu barengan terus dalam keadaan
apapun. Entah itu tugas kelompok, kelompok belajar, sampai main pun kita bareng
terus. Entahlah kenapa harus mereka yang selalu bersama dengan diriku. Padahal
kan teman yang lain banyak. Entahlah mungkin takdir sudah menakdirkan kita
untuk bersama-sama.
Persahabatan kita memang tak
sama dengan yang ada di film 5 cm. Ya memang di 5 cm terdiri 4 laki-laki dan 1
perempuan, sedangkan kita 3 laki-laki dan 2 perempuan. Dari formasinya saja
sudah berbeda pastinya kisahnya juga berbeda. Di 5 cm persahabatan sudah
terjalin selama 10 tahun, sedangkan kita? Haha baru aja kemarin 1,5 tahun itu
pun karena faktor satu kelas jadinya bisa barengan terus. Tapi kisah-kisah yang
kita ciptakan tak kalah serunya dengan film 5 cm. Hal yang paling sering kita
lakukan yaitu cerita-cerita dikelas. Entah itu pelajaran ataupun saat jam
kosong. Kalau kita undah cerita pasti ada aja hal yang konyol yang kita omongin
sampai ketawa keras terus satu kelas lihatin kita semua terus kita langsung
diem seketika. Haha mungkin hal ini sudah biasa dikalangan para pelajar tapi
hal-hal yang sederhana seperti ini yang bisa menjadi kenangan di kemudian hari
nantinya. apalagi nanti kalau kita semua sudah sibuk dengan masa depannya
masing-masing pastinya suatu saat nanti pengen mengulang hal seperti ini. Tak
hanya itu, hal yang selalu kita lakukan bersama adalah setiap malam setelah
sholat magrib atau sholat isya kita selalu kumpul dirumah salah satu dari kita.
Entah itu dirumah Bintang atau Khoirul. Pamitnya sih belajar kelompok tapi
kenyataannya? Ya begitulah remaja ada-ada aja yang dilakuin. Kadang beli makan,
bercanda sampai saling curhat satu sama lain. Nah ini kalau udah curhat pasti
kita lupa akan waktu. Lagi asik-asik curhat eh tiba-tiba udah jam 10 malam.
Haha jam 10 malam? Bagi kita udah hal biasa pulang jam segitu. Kalau aku sih
Alhamdullilahnya punya orang tua yang gak pernah marah kalau pulang malam. Dulu
aja pernah pulang sampai jam 12 malam. Tapi ini, sih Bintang pasti mintaaa
cepet-cepet pulang kalau lagi ngumpul dirumah Khoirul. Katanya sih takut nanti
kalau dikunciin. Ah labay sih dia. dikunci? Yaudah pasrah. Haha temen apaan sih
aku ini. Haha.
Tak hanya itu sebenarnya banyak
cerita-cerita yang tercipta dianatara kita. Lain kali disambung lagi lah.
Semoga persahabatan ini bisa terjalin seperti di film atau novel 5 cm yang
bertahan selama 10 tahun. Dan eits kita bukan 5 cm, jadi kalau kegilaan kita
berbeda itu wajar bahkan mungkin kegilaan itu lebih gila. Hahaha
Langganan:
Postingan (Atom)






