Tapi
disisi lain hari senin adalah awal dimana aku dapat bertemu dia lagi. Dia yang
selalu aku nantikan disetiap hari-hari ku. Entah itu pagi, siang, sore bahkan
malam aku selalu berharap jika aku dapat bertemu atau sekedar melihat wajah
lucunya itu. Namun dihari ini aku belum bertemu dengan dia. Dan sampai jam
sekolah hamper berakhir dia belum juga muncul dipengelihatan ku. Kemana dia?
Dia ada dimana? Dia sedang apa? Dia sedang bersama siapa? Pertanyaan-pertanyaan
itu pun akhirnya mulai muncul. Muncul dengan sendirinya saat aku belum bisa
memandanginya.
Rasanya
ini sangat aneh, mengapa diotak ku selalu ada namamu dan bayangan senyummu? Aku
pun tak telalu memahami semua gaya bahasa isyarat yang kadang kau tunjukan.
Entah itu untuk ku atau hanya aku saja yang terlalu mengharapkannya. Kadang
kala aku melihatmu, kamu seperti sedang memandangiku, kamu seperti ingin
tersenyum untuk ku. Akupun kadang ingin membalasnya, namun aku tak mempunyai
banyak keberanian untuk itu. Jangan kan membalas senyumu yang belum aku ketahui
ditunjukan kepada siapa, lewat didepanmu saja kadang kala aku tak berani. Entah
mengapa aku selalu salah tingkah ketika melihat mu dan senyuman mu itu. Rasanya
aku ingin memiliki semuanya tentang dirimu.
Kamu, kamu
yang aku inginkan. Senyuman mu adalah kekuatan ku dalam setiap hari-hariku. Senyuman
bisu yang masih saja melekat dipikiranku. Senyuman yang indah ketika sampai
ditatapan mataku. Kamu bisa dikatakan laki-laki yang ingin dimiliki oleh semua
wanita yang telah mengenalmu. Dan itu termasuk aku. Aku penggemarmu. Ya, karena
kamu adalah sosk laki-laki yang bisa dikatakan hamper mendekati kata sempurna.
Sikapmu yang selalu halus terhadap wanita, tingkahmu yang berbeda dari pria
yang lain, kamu mudah bersosialisasi dengan orang-orang baru. Iya mungkin
karena beberapa factor itu sehingga banyak wanita yang ingin memiliki dirimu
atau hanya sekedar dekat dengan kamu. Dari sekian banyak wanita yang mengagumi
dirimu disitulah terselip nama ku yang juga ingin memiliki mu.
Dalam diam
aku selalu memikirkan mu. Berharap suatu saat nanti kamu bisa memahami bahasa
isyaratku yang kamu sempat mengetahuinya. Dalam do’a ku, aku selalu menyertakan
nama mu agar Allah selalu mejaga dirimu dalam keadaan apapun. Dan akupun juga
ingin selau menjagamu. Semoga suatu saat nanti kekuatan ku yang bersda didirimu
bisa aku miliki dengan sepenuhnya. Tanpa harus aku cari-cari dengan sembunyi
dalam setiap hariku dan juga harimu.
Aku selalu
berharap akan keajaiban yang akan menghampiriku dan kamu. Semoga keajaiban itu
benar-benar ada…..







0 komentar:
Posting Komentar